PALANGKA RAYA (06/03/26)– Mentari sore di Kota Cantik mulai meredup, namun semangat di depan RS TNI Jalan Diponegoro justru kian memuncak. Pada Jumat, 6 Maret 2026, arus lalu lintas yang mulai padat oleh para pemburu takjil disambut dengan senyum ramah dan bungkusan penuh berkah. Inilah sesi kedua dari agenda rutin tahunan keluarga besar SD Muhammadiyah Pahandut (SDMP) dalam menebar kebaikan di bulan suci.
Sejak pukul 16.00 WIB, puluhan siswa yang didampingi guru dan staf tampak sigap. Dengan seragam kebanggaan, jemari kecil para siswa menyerahkan paket-paket takjil kepada pengendara yang terhenti oleh lampu merah. Tak sekadar membagikan makanan berbuka, momen ini menjadi ruang belajar nyata bagi para siswa tentang arti empati dan kepedulian sosial.
Sinergi Tanpa Batas: Dari Wali Murid untuk Masyarakat
Keberhasilan aksi sosial ini bukan tanpa alasan. Ribuan paket yang dibagikan merupakan buah dari semangat gotong royong yang luar biasa. Takjil-takjil tersebut merupakan sumbangan tulus dari para wali murid, Kepala Sekolah, guru, hingga seluruh staf SDMP.
Koordinator Humas SDMP, Said Azmi, S.Sos, menyatakan rasa bangganya atas antusiasme yang tak surut dari tahun ke tahun.
"Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh wali murid serta siswa-siswi yang telah berpartisipasi. Pada kesempatan kali ini, sebanyak 1.518 paket takjil telah tersalurkan kepada masyarakat. Harapan kami, angka ini terus meningkat di tahun-tahun mendatang," ujar Said di sela-sela kegiatan.
Menanam Benih Amal Jariyah
Kegiatan yang berlangsung selama satu jam hingga pukul 17.00 WIB ini menyisakan kesan mendalam. Bagi sekolah, ini bukan sekadar seremoni bagi-bagi makanan gratis, melainkan upaya mempererat tali silaturahmi antara sekolah dengan masyarakat luas, sekaligus memperkuat ukhuwah internal.
Kepala SD Muhammadiyah Pahandut, Sandra Aryani, menitipkan harapan besar di balik setiap paket yang berpindah tangan. Beliau memandang aksi ini sebagai investasi ukhrawi bagi seluruh keluarga besar sekolah.
"Semoga setiap kebaikan yang diberikan menjadi amal jariyah dan dilipatgandakan pahalanya oleh Allah SWT. Kami berharap kegiatan ini membawa keberkahan bagi keluarga besar SD Muhammadiyah Pahandut dan sinergi ini semakin mempererat ukhuwah kita semua," tutur Sandra penuh harap.
Tradisi yang Terjaga
Saat azan magrib mulai mendekat dan titik lampu merah di Jl. Diponegoro kembali lengang, ada rasa syukur yang membuncah. 1.518 paket takjil mungkin akan habis dalam sekejap saat berbuka, namun pelajaran tentang berbagi yang ditanamkan pada siswa sore itu akan membekas sepanjang hayat. SDMP kembali membuktikan bahwa pendidikan karakter terbaik adalah dengan memberi contoh nyata di tengah masyarakat. (TimJulik).
0 comments:
Posting Komentar