PALANGKA RAYA (04/04/26) – Aroma harum masakan khas lebaran seolah masih tertinggal di udara, namun suasana hangat di lingkungan SD Muhammadiyah Pahandut (SDMP) pada Sabtu, 04 April 2026, membawa nuansa yang berbeda. Bukan sekadar rutinitas sekolah, hari itu menjadi momentum emosional bagi keluarga besar SDMP untuk meleburkan khilaf dalam balutan tema besar: "Menjalin Silaturahmi Pasca Idulfitri."
Halaman sekolah mulai dipenuhi oleh para wali murid yang hadir dengan senyum merekah. Tak ketinggalan, jajaran tokoh penting dari Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Pahandut, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Palangka Raya, hingga organisasi otonom (Ortom) lainnya turut memadati kursi undangan, menambah kekhidmatan acara tahunan ini.
Pesan Sejuk dari Meja Hijau
Puncak acara diisi dengan siraman rohani yang disampaikan oleh Drs. H. Bisman, M.HI. Sosok yang sehari-harinya bertugas sebagai Hakim Pengadilan Tinggi Agama Kota Palangka Raya ini berhasil membawa suasana menjadi tenang namun mencerahkan.
![]() |
| (Dokumentasi: Drs. H. Bisman, M.Hi sedang menyampaikan ceramah dalam acara halal bihalal SDMP) |
Dalam tausiyahnya, H. Bisman menekankan bahwa esensi Idulfitri bukan hanya terletak pada kemenangan menahan lapar, melainkan pada kemampuan menjaga jalinan kasih sayang antar sesama manusia.
"Silaturahmi adalah jembatan langit. Pasca Ramadan, tugas kita adalah memastikan jembatan ini tetap kokoh, terutama dalam lingkungan pendidikan tempat anak-anak kita bertumbuh," ujar beliau di hadapan ratusan pasang mata yang menyimak dengan saksama.
Sinergi Sekolah dan Orang Tua
Kepala SD Muhammadiyah Pahandut, Sandra Aryani, tampak tak kuasa menyembunyikan rasa bahagianya. Baginya, kehadiran wali murid di tengah kesibukan pasca-lebaran adalah bukti nyata besarnya dukungan terhadap sekolah.
"Tujuan utama kami adalah mempererat ikatan. Kami ingin warga SDMP dan wali murid bukan hanya sekadar hubungan formalitas sekolah, tapi menjadi satu keluarga besar yang solid," tutur Sandra saat memberikan sambutan. Beliau juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh tamu undangan yang meluangkan waktu untuk hadir.
Senada dengan itu, Ketua PCM Pahandut, Drs. Ahmad Wahyu Cahyono, M.Pd, yang hadir bersama jajaran pengurus, memberikan apresiasi atas inisiatif sekolah. Menurutnya, kerukunan yang tercipta di tingkat dasar seperti sekolah akan menjadi fondasi kuat bagi dakwah Muhammadiyah di masyarakat luas.
Lebih dari Sekadar Seremoni
Acara ini bukan hanya diisi dengan pidato dan ceramah. Momen yang paling ditunggu adalah sesi bersalam-salaman. Di bawah langit Palangka Raya yang cerah, para guru, pengurus PDM, PCM, hingga orang tua murid berbaur menjadi satu. Tawa kecil dan obrolan ringan mengenai perkembangan anak-anak di sekolah mengalir alami, memecah sekat antara pendidik dan wali murid.
Kehadiran berbagai elemen Ortom (Organisasi Otonom) Muhammadiyah juga mempertegas bahwa SDMP tidak berdiri sendiri. Ada ekosistem besar yang mendukung proses pendidikan karakter di sekolah ini.
Acara ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah. Namun, pesan yang dibawa pulang oleh para undangan jauh lebih dalam dari sekadar hidangan yang tersaji: bahwa pendidikan anak adalah tanggung jawab kolektif yang harus dipupuk dengan rasa kekeluargaan yang tulus.
![]() |
| (Dokumentasi : Foto bersama dengan para tamu undangan) |
Melalui Halal Bihalal ini, SD Muhammadiyah Pahandut kembali menegaskan posisinya bukan hanya sebagai lembaga intelektual, tetapi juga sebagai rumah bagi pertumbuhan spiritual dan sosial bagi seluruh warganya. (Pertiwi).


0 comments:
Posting Komentar